Sindiran-sindiran yang dilakukan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dinilai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebagai bentuk kampanye hitam. Namun partai berlogo banteng ini menegaskan tak akan membalas setiap bentuk kampanye hitam itu tersebut.
Hal ini ditegaskan politisi PDI Perjuangan Eva Kusumah Sundari, seperti dirilis Inilah.com, Selasa (1/4/2014). "Serangan bagaimanapun tidak akan mengubah strategi pokok PDIP untuk tidak menyerang, black atau negative campaign ke lawan," ujarnya.
Perang urat syaraf antara PDIP dan Gerindra mulai memanas usai PDIP mengusung Jokowi sebagai capres 2014. Prabowo Subianto, Capres dari Gerindra menilai PDIP ingkar janji terhadap sebuah kesepakatan pada Pemilu 2009 lalu dimana mereka menyetujui akan mengusung Prabowo sebagai capres. Setelah beberapa petinggi Gerindra termasuk Fadli Zon segera mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang sifatnya menyindir PDIP.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”